Perasaan, harapan, dan ibrah Atas Nikmat-Nya Kuberbagi Hikmah: Ketika Berada Di Shaf Dakwah div.fullpost {display:inline;}

glitter-graphics.com

Wednesday, July 05, 2006

Ketika Berada Di Shaf Dakwah

Ketika Berada Di Shaf Dakwah
Alangkah cepatnya waktu berlalu. Banyak peristiwa-peristiwabesar telah terjadi. Beribu bahkan berjuta pengalaman terhampar dihadapansebagai pelajaran. Para pendukung dakwah ada yang datang dan ada pula yangberguguran. Sesuai sunnatullah dan sunnah da'wah itu sendiri. Karena jalandakwah ini hakekatnya akan selalu menelusuri jalan yang panjang, sedikitpendukung serta banyak rintangan. Belum begitu lama rasanya bersama teman-teman sesama mahasiswa berdakwahkian kemari. Sehari bahkan ada sanggup yang mengisi sampai 3 kelompokhalaqoh. Gesit, lincah, mobile, idealis, semangat yang penuh izzah,menegakkan kalimatullah.
Pada hari-hari itu maupun bulan-bulannya selaludipenuhi dengan agenda halaqoh, training, tadabbur al-qur'an dan sesekalimelakukan tafakkur alam. Karena sering dicurigai - dimasa orde baru- makakegiatan inipun sering dilakukan dengan sembunyi-sembunyi, di musholla, dipetak-petak kontrakan, di tempat-tempat kos, ditaman-taman bahkan di gudangyang tidak terpakai lagi. Pada masa itu rasanya, hitungan barisan pendukungdakwah masih sangat sedikit, masih dibawah seratusan orang.
Ketika itu ikatan ukhuwwah terasa sangat kuat, rasa persaudaraan serta ta'awun diantarateman-teman seperjuangan sangatlah kental. Suasana senasib dansepenanggungan terbangun melalui pertemuan-pertemuan di jalsah ruhiyyah dandiskusi mengenai masalah ummat serta segala problematikanya. Semangat beribadah juga tearasa sangat tinggi, disamping ibadah mahdhoh,puasa senin-kamis, qiyamul lail serta getol sekali melaksanakanibadah-ibadah sunnat lainnya. Hal ini diiringi oleh semangat perjuangan yangmenyala-nyala, perubahan melakukan shibghoh, pencelupan nilai-nilai Islam. Jenggot dipanjangkan sementara dahi mulai berwarna hitam sebagai tanda bekas sujud. Diantara ikhwah satu persatu mulai menikah diusia yang relatif masih muda.Terharu rasanya melihat -dalam acara-acara tertenu seperti walimahan-pasangan muda ini berjalan kaki, suami isteri, bertukar kendaraan umum sambil menggendong anak perempuan kecil berjilbab, yang manis-manis dan lucu. Walaupun rata-rata ikhwah saat itu hanya tinggal di rumah-rumah petakan yang diplesetkan dengan istilah kontraktor, sehingga mereka bebas memilih jenis kontrakan yang sesuai dengan kekuatan kantong masing-masing.
Ada kenangan indah dimana diantara kita masih hapal nama-nama anak masing-masing. Semua kenangan ini seolah masih terasa baru kemarin dan masihsegar dalam ingatan kita semua. Namun kini zaman telah berubah, jumlah pendukung sudah mencapai rastusanribu orang. Bahkan dalam pendataan terakhir, jumlah simpatisan yang ikutberpartisipasi dalam acara-acara kampanye PKS menjelang pemilu legislatifmencapai 3,5 juta orang. Dari sini PKS mampu meraih suara sekitar 8,3 jutasuara. Tantangan dakwah semakin meluas, para kompetitor mulai seriusmemperhitungkan keberadaan PKS, bahkan tanpa sungkan, partai sekaliber Golkar sekalipun memasukkan poin PKS sebagai ancaman pada pemilu 2009 nanti.
Sebuah analisa yang terlalu panjang, kalau tidak disebut saja dengan kepanjangan. Namun beberapa keistimewaaan yang dulu dipegang erat, seperti disiplin mulaimengendor, kehadiran dalam jadwal pertemuan mulai sering molor. Janji-janjimulai tidak ditepati. Bahkan mulai terlihat gejala-gejala munculnyapenyakit-penyakit pasca tanzhim, semacam degradasi moral setelah berada dishaff jamaah dakwah ini. Sebagian dari yang dulunya ikhlas mulai menampakkan bibit-bibit riya' Mulai terlihat gejala para kader yang tadinya hati-hati kemudian menjadi ghurur (lupa diri). Disamping itu muncul pula gejala suka menonjolkan diri yang menenggelamkan sikap tawaddhu' (rendah hati). Ikatan ukhuwwah mulai mengalami perubahanorientasi. Sehingga sebagian kader yang tadinya sudah mulai bersemangat, kini juga tertular dan menunjukkan sikap-sikap malas. Bahkan yang lebih memprihatinkan lagi adanya indikasi-indikasi telah terjadinya pelanggaran batas-batas ketentuan syari'ah. Mana boleh mana yang tidak, batasan halal haram perlahan mulai dilanggar. Walaupun secara perhitungan presentasenya masih sangat kecil, namun secara sampling gejala ini sangat menggusarkan. Hal ini harus segera ditanganidengan serius dan sungguh-sungguh. Ibarat api yang berada di tengah rumahkita, harus dipadamkan sejak kecil. Jangan ditunggu besar, sebab nanti kita tidak akan mampu mengatasinya. Pengelolaan kader dengan jumlah ratusan ribu tentu merupakan suatu tantangansendiri bagi kita yang sudah berada di shaff dakwah ini.
Pertumbahun kader,disamping menggembirakan hati kita, akan tetapi sekaligus mengingatkan,bahwa setiap kader berpotensi sebagai pendukung gerakan dakwah ini, dan sebaliknya juga berpotensi sebagai pembuat musykilah (gangguan) bagi kita semua. Pola pembinaan harus diperbaiki, bangunan manajemen kita harus segera ditataulang, kita tidak boleh alergi dengan penyesuaian-penyesuaian metode sesuaidengan kemajuan zaman disamping semakin canggihnya musuh-musuh merusakbangunan Islam ini. Kini kesibukan di lapangan politik membuat sebagian kader kewalahan untukmenyeimbangkan komposisi kegiatan yang mesti dilakukan.
Terkadang medanpolitik terasa lebih menyedot energi dan perhatian yang lebih besar,sehingga bidang-bidang lain dari bangunan dakwah ini agak terabaikan. Seniuntuk tetap tawazun dalam pengelolaah dakwah ini merupakan sebuah keharusan,jika kita ingin gerakan ini tetap stabil dan terus meluncur maju ke depan. Maka core aktifitas kita, yaitu kewajiban tarbiyyah tidak boleh terlalaikan.Dia harus menjadi prioritas dalam rancangan-rancangan program. Sebab dari sinilah kita mendapatkan suplai enegi bagi aktifitas dakwah yang padat ini.Kelemahan pada sisi tarbiyyah tentu akan mengakibatkan berbagai gejala-gejala negatif, seperti penyakit pasca tanzhim yang telah diurai di atas tadi. Program maintenance dari dakwah dan pencarian alternatif-alternatif solusidalam pengelolaan dakwah sangat dibutuhkan.
Dan diantara yang seringdibincangkan dalam suasana konflik kesibukan politik dan dakwah sepertisekarang ini adalah tarbiyyah dzatiyah, semacam tarbiyyah mandiri.SEbenarnya kegiatan seperti ini mulai diajarkan di sekolah-sekolah dasardengan sebutan Cara Belajar Siswa Aktif. Dimana murid-murid diberikanpaket-paket buku dan modul, para siswa yang lebih aktif akan mendapat kemajuan yang signifikan dalam setiap semesternya. Dalam tarbiyyah dzatiyah, kata 'mandiri' tidak identik dengan infirodi(individual). Jadi pengelolaan maupun konsepnya tetap dalam lingkup amaljama'i, namun para kader dirangsang untuk melakukan upgrade masing-masingdiri dengan banyak membaca, hafalan ayat dan hadits, latihan olah raga,beladiri dsb. Yang semuanya itu tidak mungkin harus dilaksanakan seluruhnyadalam acara-acara struktur untuk para kader.
Kongkritnya, setiap kader hendaklah menyusun program-program harian,pekanan, bulanan bahkan tahunan, dan setiap kader harus mendisiplinkan dirimenjalankan rancangan program tersebut. Jika hal-hal sederhana ini kita cobamulai dari kita sendiri, maka ungkapan seorang ulama, menjadi terbukti dalamistilah 'Al-Wajibatu aktsaru minal awqaat', bahwa ternyatakewajiban-kewajiban kita lebih banyak dari waktu yang tersedia. Dengandemikian setiap waktu menjadi begitu bermakna dan berlalu tanpa kesia-siaan.Insya Allah.
Tifatul Sembiring

0 Comments:

Post a Comment

<< Home

World Web DirectoryFree Hit Counter

Free shoutbox @ ShoutMix

. Istri yang sukses adalah istri yang bisa memasuki hati suami dan menjadi teman setia; tidak untuk mencuri hidup suami, tetapi intuk memperoleh kepercayaannya. Dia harus memperlakukan suami dengan lembut dan memaafkannya persis seperti ketika memaafkan teman dekat. Istri yang sukses tidak akan membebani pasangan dengan banyak menuntut agar suami terus menemaninya. Ia tidak memperlakukan suaminya dengan sikap menantang atau mengajak duel, tetapi adalah istri yang selalu membuat suami merasa sebagai kepala rumah tangga dan memiliki keputusan yang harus ditaati.. (...Nagla Mahfudz_Mengalah untuk menang) Free  music code  indo ~ www.musik-live.net

Free Mp3 Music Player

Free Mp3 Music Player at www.musik-live.net